10 Negara Teratas yang Paling Banyak Menyia-nyiakan Makanan di Dunia 2026

Table of Contents

Salah satu masalah global utama yang memengaruhi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi nasional adalah limbah makanan. Laporan Indeks Limbah Makanan dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) memperkirakan bahwa 8 hingga 10 persen emisi karbon dunia yang terkait dengan makanan yang tidak dikonsumsi berasal dari sekitar 931 juta ton makanan yang terbuang setiap tahunnya. Menurut Indeks Limbah Makanan, rumah tangga menyumbang 61% dari sekitar 17% produksi pangan global yang dibuang; layanan makanan menyusul sebesar 26%; sektor ritel sebesar 13%.
Kita harus menjamin pasokan pangan global yang berkelanjutan seiring bertambahnya populasi dan perubahan iklim membuat lebih banyak area lahan subur di seluruh dunia menjadi tidak berguna. Bagian dari ini adalah menyadari dan mengurangi jumlah besar makanan yang kita buang. Tidak hanya di negara-negara makmur, limbah makanan adalah masalah yang ada di mana-mana di seluruh dunia.
Sudah diketahui bahwa sistem keamanan pangan yang tidak memadai di negara-negara dengan pemborosan makanan tertinggi memiliki dampak yang luas. Oleh karena itu, pada tahun 2030, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDG 12.3 bertujuan untuk mengurangi limbah makanan global per kapita di tingkat ritel dan konsumen. Tujuannya juga untuk mengurangi kehilangan pangan—termasuk kerugian pasca panen—di sepanjang rantai pasokan dan di seluruh produksi. Terutama, makanan yang tidak dikonsumsi menyumbang 8–10% dari emisi gas rumah kaca global. Ini menekankan bahwa mengatasi masalah limbah makanan bukan hanya kebutuhan sosial tetapi juga lingkungan.
Daftar 10 Negara Teratas yang Paling Banyak Membuang Makanan di Dunia Tahun 2026
10. Australia
Total limbah makanan yang dihasilkan di Australia mencapai lebih dari dua juta ton. Bisa dibilang sebagai salah satu negara yang paling tidak terduga dalam daftar ini, Australia melengkapi total limbah makanan per negara. Australia juga merupakan pemimpin dunia dalam inisiatif energi hijau dan konservasi, yang menjadikannya anggota yang mengejutkan dalam klub limbah makanan.
9. Spanyol
Total limbah makanan di Spanyol mencapai lebih dari tiga juta ton. Spanyol terkenal dengan festival dan kulinernya, tetapi sebagian besar makanan itu juga terbuang, itulah mengapa Spanyol masuk dalam daftar limbah makanan per negara.
8. Rusia
Rusia memiliki lebih dari 4 juta ton limbah makanan secara total. Skala dan populasi Rusia membantu menjelaskan kelebihan limbah makanan di negara besar ini.
7. Inggris Raya
Total limbah makanan yang dihasilkan di Inggris mencapai lebih dari lima juta ton. Limbah makanan adalah masalah bahkan di negara yang paling kerajaan sekalipun; Inggris adalah contoh utama.
6. Prancis
Total limbah makanan di Prancis mencapai lebih dari lima juta ton. Prancis, yang kurang dikenal karena limbah makanannya—masalah yang dibaginya dengan negara-negara Eropa lainnya—terkenal akan kecintaannya pada makanan dan kue-kue.
5. Jerman
Total limbah makanan Jerman mencapai lebih dari enam juta ton. Seperti banyak negara Eropa lainnya, Jerman berutang kelebihan limbah makanannya pada pendapatan dan juga ukuran.
4. Jepang
Total limbah makanan di Jepang mencapai lebih dari 8 juta ton. Jepang adalah negara berpenduduk padat meskipun populasinya tidak sebanding dengan negara-negara yang lebih besar. Itu juga merupakan penyebab utama di balik angka limbah makanan Jepang yang tinggi.
3. Amerika Serikat
Total limbah makanan yang dihasilkan di AS mencapai lebih dari 19 juta ton. Sementara beberapa negara dapat mengaitkan limbah makanan dengan jumlah populasi, AS tidak bisa mengklaim hal itu. Limbah makanan di AS adalah hasil dari menjadi konsumen makanan terbesar di dunia bagi negara paling kuat di bumi.
2. India
Total limbah makanan yang dihasilkan India mencapai lebih dari 68 juta ton. Populasi India yang sangat besar jelas menyebabkan lebih banyak makanan yang tidak terpakai, seperti halnya di China.
1. China
Total limbah makanan di China mencapai lebih dari 91 juta ton. Meskipun signifikan, tingkat limbah makanan yang dilaporkan China seharusnya tidak terlalu mengejutkan mengingat negara ini adalah negara dengan populasi terpadat di dunia.
Related Posts
0 Comments
Join the discussion and share your thoughts
No Comments Yet
Be the first to share your thoughts on this article!
















