10 Orang Terkaya di Indonesia 2026: Daftar Miliarder (Kekayaan Bersih)

Table of Contents

Indonesia, negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, telah menyaksikan peningkatan kemakmuran dan kewirausahaan yang luar biasa selama bertahun-tahun. Tahun 2026 menghadirkan gelombang baru pembangunan ekonomi dan peluang, yang menghasilkan kemunculan beberapa miliarder yang telah mendominasi dunia bisnis.
Lanskap ekonomi Indonesia pada tahun 2026 dihiasi oleh para pemimpin yang dinamis dan visioner, yang tidak hanya menciptakan kekayaan tetapi juga berkontribusi besar bagi pertumbuhan dan pembangunan negara. 10 pria terkaya di Indonesia ini menjadi teladan bagi calon pemilik bisnis, menunjukkan bahwa dengan dedikasi, kreativitas, dan ketekunan, peluang untuk sukses tidak terbatas dalam ekonomi yang dinamis dan terus berubah ini.
Daftar 10 Pria Terkaya di Indonesia 2026: Daftar Miliarder
1. R. Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono - $47,7 Miliar
Saudara Hartono adalah pria terkaya di Indonesia. Pada tahun 1963, mereka mewarisi perusahaan keluarga, Djarum Group, dari ayah mereka. Djarum Group adalah sebuah perusahaan multinasional dengan kepentingan di bidang tembakau, pembiayaan, real estat, dan perhotelan. Selain itu, saudara Hartono memiliki porsi besar di Bank Central Asia, bank terbesar di Indonesia.
2. Low Tuck Kwong - $26,3 Miliar
Low Tuck Kwong adalah seorang pengusaha Indonesia keturunan Tionghoa. Dia adalah pendiri dan ketua salah satu produsen batu bara utama Indonesia, Bayan Resources. Bayan Resources juga memiliki kepentingan di bidang energi dan infrastruktur. Low Tuck Kwong menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1970-an, ia memulai karier komersialnya dengan menjual tekstil. Kemudian, ia memasuki industri pertambangan batu bara dan segera menjadi salah satu produsen batu bara paling sukses di Indonesia.
3. Sri Prakash Lohia - $7,2 Miliar
Sri Prakash Lohia adalah seorang industrialis India-Indonesia. Dia adalah ketua dan direktur pelaksana perusahaan tekstil dan kimia global Indorama Corporation. Indorama Corporation beroperasi di lebih dari 15 negara dan mempekerjakan lebih dari 40.000 orang. Sri Prakash Lohia adalah seorang industrialis generasi ketiga. Pada awal tahun 1900-an, kakeknya mendirikan sebuah perusahaan tekstil di India. Sri Prakash Lohia memperluas bisnis keluarga ke industri kimia dan bidang lainnya. Dia sekarang termasuk di antara individu terkaya di Indonesia.
4. Prajogo Pangestu - $6,3 Miliar
Prajogo Pangestu adalah seorang industrialis Indonesia. Dia adalah ketua dan pemilik konglomerat Barito Pacific Group, yang memiliki kepentingan di industri kayu, pulp dan kertas, energi, dan infrastruktur. Barito Pacific Group adalah salah satu perusahaan swasta utama di Indonesia. Prajogo Pangestu menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1960-an, ia memulai usaha bisnisnya dengan menjual kayu. Ia kemudian bercabang ke industri lain, termasuk serat dan kertas, energi, dan infrastruktur.
5. Chairul Tanjung - $5 Miliar
Chairul Tanjung adalah seorang industrialis Indonesia. Dia adalah pendiri dan ketua konglomerat CT Corp yang berfokus pada media, ritel, dan telekomunikasi. CT Corporation adalah salah satu perusahaan swasta terbesar di Indonesia. Chairul Tanjung menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1980-an, ia memulai usaha bisnisnya dengan menjual furnitur. Ia kemudian memperluas ke media, ritel, dan telekomunikasi, di antara lainnya.
6. Tahir - $5 Miliar
Tahir adalah seorang industrialis Indonesia. Dia adalah pendiri dan ketua konglomerat Mayapada Group, yang memiliki kepentingan di bidang perbankan, kesehatan, dan real estat. Mayapada Group adalah salah satu perusahaan swasta utama di Indonesia. Tahir menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1980-an, ia memulai karier komersialnya dengan menjual tekstil. Kemudian, ia memperluas ke industri tambahan, termasuk perbankan, kesehatan, dan real estat.
7. Djoko Susanto - $4,3 Miliar
Djoko Susanto adalah seorang industrialis Indonesia. Dia adalah pendiri dan ketua salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia, Alfamart. Lebih dari 15.000 gerai Alfamart berlokasi di seluruh Indonesia. Djoko Susanto menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1980-an, ia memulai usaha bisnisnya dengan menjual bahan makanan. Pada tahun 1998, ia meluncurkan toko Alfamart pertamanya.
8. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono - $4,1 Miliar
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono adalah seorang industrialis Indonesia. Dia mendirikan dan menjabat sebagai ketua First Resources, salah satu produsen minyak sawit utama Indonesia. First Resources juga memiliki kepemilikan kayu dan real estat. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1970-an, ia memulai karier komersialnya dengan menjual furnitur. Kemudian, ia memasuki industri minyak sawit dan menjadi salah satu produsen minyak sawit paling terkemuka di Indonesia.
9. Bachtiar Karim - $4 Miliar
Bachtiar Karim adalah seorang industrialis Indonesia. Dia adalah pendiri dan ketua Musim Mas, salah satu produsen minyak sawit utama Indonesia. Musim Mas memiliki kepentingan tambahan di bidang kuliner dan minuman. Bachtiar Karim menjadi miliarder atas usahanya sendiri. Pada tahun 1970-an, ia memulai usaha bisnisnya dengan menjual sayuran. Kemudian, ia memasuki industri minyak sawit dan menjadi salah satu produsen minyak sawit paling terkemuka di Indonesia.
10. Jogi Hendra Atmadja - $3,95 Miliar
Jogi Hendra Atmadja adalah seorang industrialis Indonesia. Dia adalah ketua dan presiden salah satu perusahaan kuliner dan minuman terbesar di Indonesia, Mayora Indah. Mayora Indah memproduksi berbagai macam produk, termasuk makanan ringan, kue, dan kopi. Jogi Hendra Atmadja adalah seorang miliarder yang merintis dari nol. Pada tahun 1970-an, ia memulai usaha bisnisnya dengan menjual makanan ringan. Pada tahun 1977, ia mendirikan Mayora Indah.
Related Posts
24 Comments
Join the discussion and share your thoughts
















