Sensus Hewan Terbesar Sepanjang Sejarah Dimulai di Kenya


Pesawat-pesawat kecil, yang diikatkan ke drum logam untuk mencegahnya terbang secara tidak sengaja, menjadi senjata yang tidak biasa dalam upaya Kenya menyelamatkan spesies yang terancam punah saat negara tersebut melakukan sensus satwa liar nasional pertamanya.
Perburuan liar yang tidak terkendali, meningkatnya pemukiman manusia, dan perubahan iklim semuanya berdampak pada populasi hewan di seluruh dunia, dan Kenya tengah tidak terkecuali.
Lembaga Penelitian & Pelatihan Satwa Liar, yang baru saja didirikan, semakin sering menggunakan pengamatan pesawat untuk melacak kondisi populasi hewan di negara tersebut.
Julius Cheptai, direktur pariwisata dan satwa liar Kabupaten Isiolo, percaya bahwa ada lebih dari sekadar menghitung hewan. “Kami akan dapat menentukan spesies mana yang tersedia di area ini setelah data dibersihkan, diproses, dan didokumentasikan dengan cara tertentu. Dalam hal populasi spesies yang rentan terhadap konflik manusia-satwa liar, kami juga akan dapat mengatasi masalah yang terkait dengan konflik manusia-satwa liar.”

Menurut Dinas Satwa Liar Kenya (KWS), beberapa hewan terlihat di lubang minum dekat rumah penduduk, menunjukkan adanya perambahan manusia yang meluas ke area satwa liar.
Menurut Robert Obrein, asisten direktur Dinas Satwa Liar Kenya, perambahan manusia juga merupakan faktor utama.
“Kami telah merambah ke wilayah yang belum pernah kami datangi sebelumnya. Dan, seperti yang Anda ketahui, populasi manusia terus meningkat. Kami tidak pernah turun; sebaliknya, kami terus naik. Ini berarti kami mengganggu habitat satwa liar. Itu berarti dalam sepuluh tahun ke depan, mungkin tidak akan ada satwa liar di luar kawasan lindung.”
Sebagian besar data yang tersedia tentang populasi satwa liar negara tersebut diperoleh oleh organisasi advokasi lokal atau konservasionis internasional secara individual, menghasilkan pendekatan yang tidak terkoordinasi dalam pelestarian hewan.

Pada 7 Mei 2021, Sensus Satwa Liar Nasional pertama Kenya akan dilaksanakan melalui udara. Sensus ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas Satwa Liar Kenya, Kementerian Pariwisata dan Satwa Liar, serta Lembaga Penelitian & Pelatihan Satwa Liar yang baru didirikan.
Related Posts
Luxury Charter Bus Nebraska : Travel In Style

Top 10 Best Gua Sha Tools In The World 2026

Top 10 Oldest Airports In The World 2026
The airports are more than simply transportation centers; they are also living pieces of history, with some of them dating back more than a century years. The following is a list of the ten oldest airports that are still in operation as of the year 2025, highlighting the historical significance and ongoing relevance of each […] More

Top 10 Most Beautiful Cities In Sweden 2026
Sweden is a wonderful country to visit; known for miles upon miles of stunning coastline and magical forests from ancient times. Given its great natural beauty, it is only fitting that such amazing cities call Sweden’s old forests and shoreline. Beautiful meandering lanes give way to ancient castles and churches, while pagan sites round these […] More
8 Comments
Join the discussion and share your thoughts



